Sunday, August 16, 2009

stop los and limit

Seperti juga dengan bidang usaha lainnya, investasi di FOREX margin trading juga memiliki potensi kerugian. Namun demikian, yang menarik dari bisnis ini adalah bahwa tingkat resiko dapat diatur sejak awal, sehingga dapat diketahui potensi tingkat kerugian yang akan terjadi.
Artikel singkat ini akan membantu Anda bagaimana menempatkan "pagar" dalam posisi Anda sehingga resiko yang mungkin terjadi dapat dibatasi sejauh kita mau. Begitu juga dengan profit yang diperoleh dapat kita batasi. Alasan mengapa kita membatasi profit disini adalah karena sifat dari mata uang itu sendiri yang sangat volatile/ berfluktuasi sehingga bisa saja posisi kita yang sekarang mengalami keuntungan berubah menjadi merugi karena nila tukar sudah bergerak berbalik arah dari yang kita inginkan.
Sekarang bayangkan apabila Anda seorang karyawan kantoran dan juga berinvestasi dalam forex trading. Katakanlah Anda bertrading pada malam hari dan di siang harinya Anda harus bekerja dan tidak dapat memantau posisi trading Anda. Bagaimana apabila ketika kita tidak sedang memantau posisi trading kita kemudian harga bergerak berlawanan dengan posisi kita bahkan bergerak berlawanan terlalu jauh. Bisa-bisa terjadi margin call (ditutupnya posisi dalam keadaan merugi karena kurangnya margin jaminan). Tentu saja hal ini sangat tidak kita inginkan.
Itulah sebabnya disediakan fasilitas "pagar" atau batas dalam platform forex trading manapun. Gunanya untuk mencegah keadaan yang tidak terprediksi mempengaruhi portfolio trading kita terlalu jauh. Kedua batas yang dimaksud diistilahkan dengan Stop Loss dan Limit.
Stop merupakan batas kerugian yang bersedia kita tanggung sedangkan Limit merupakan batas target keuntungan yang hendak kita ambil. Berikut ini cara pemasangan Limit dan Stop pada sebuah platform forex trading. Dalam hal ini Belajar Forex menggunakan AsiaFxOnline sebagai platformnya.
Masuk ke Platforma. Klik bagian Posisi Sell/Buy untuk satu posisi (Order).b. Masukan jumlah Lot yang Anda kehendaki.c. Masukan posisi Stop (batas kerugian) dan Limit (batas keuntungan) yang Anda inginkan.Memasang Stop Loss (Batas Kerugian) yang Anda inginkan. Langkah-langkahnya adalah sbb :
1. Klik Stop pada Window Open Potition2. Masukan angka yang Anda inginkan sebagai batas kerugian Anda.3. Pilih Submit.Memasang Limit (Batas Keuntungan/Profit) yang Anda inginkan. Langkah-langkahnya adalah sbb :
1. Klik Limit pada Window Open Potition2. Masukan angka yang Anda inginkan sebagai batas keuntungan (Profit Limit) Anda.3. Pilih Submit.
Averaging adalah membuka lagi posisi baru sesuai dengan posisi lama meskipun saat ini harga bergerak berlawanan. Averaging diambil saat kita yakin bahwa perubahan harga yang terjadi akan kembali berubah sesuai prediksi semula.Contoh KasusMr. X memprediksi bahwa harga akan naik makadia membuka posisi Buy.Namun harga ternyata bergerak turunMr. X segera menganalisa lagi dan kesimpulannyaharga hanya akan turun sesaat dan akan kembalinaik sesuai analisa sebelumnyaDia memutuskan .....Membuka Posisi Buy Baru saat harga turunsehingga ketika harga naik kembali dia bukanhanya memiliki 1 posisi yang profit tapi 2 sekaligusTernyata benar, tidak lama kemudian harga naikdan kemudian Mr. X menutup kedua posisi nya tersebut,yang pertama dan yang kedua.Detail Kasus:Tuan A membuka posisi Buy GBP/USD pada 1,8850 dengan jumlah 1 lot. Tuan A memprediksi bahwa tak lama lagi dia bisamelikuidasi posisinya tersebut pada 1.8900. Oleh karena itudia membuat Risk Manajemen untuk posisinya: Stop Loss di 1,8800 dan Stop Limit pada 1.8900.Ternyata harga terkoreksi dan bergerak turun hingga 1.8825.Tuan A kembali membuka posisi Buy GBP/USD pada 1,8825 dengan jumlah 1 lot. Dia juga memasang Stop Loss di 1,8800 dan Stop Limit pada 1.8900.Lalu tak lama kemudian harga kembali terkoreksi dan menyentuh 1,8900.Dengan demikian Tuan A mendapatkan 2 keuntungan dari 2 posisi yang telah dibuka :Diketahui bahwa Pip Value saat itu sebesar Rp 9200 dan komisi per lot sebesar Rp 50.000.Posisi I :Profit / Loss = Jumlah Lot x {((Posisi Close - Posisi Open) x Pip Value) - Biaya Komisi Per Lot}Profit/Loss = 1 x {((1,8900 - 1.8850) x 9200) - 50000}Profit = 1 x { Rp 460.000 - Rp 50.000}Profit Posisi I = Rp 410.000,-Posisi II :Profit / Loss = Jumlah Lot x {((Posisi Close - Posisi Open) x Pip Value) - Biaya Komisi Per Lot}Profit/Loss = 1 x {((1,8900 - 1.8825) x 9200) - 50000}Profit = 1 x { Rp 690.000 - Rp 50.000}Profit Posisi II = Rp 640.000,-

borker forex


Resiko dan Manajemennya
Saat memulai sebuah Investasi, Anda memerlukan sebuah Guideline yang disebut Manajemen Resiko.Seperti telah dijelaskan pada pernyataan tadi, sebuah investasi, apapun jenisnya, memiliki resiko selain juga profit yang diharapkan. Resiko ini berupa kehilangan sebagian atau seluruh dana yang kita investasikan entah dalam waktu yang lama atau bahkan juga dalam waktu yang singkat. Dalam hitungan hari misalnya.
Ada sebuah hukum yang berlaku secara umum dalam dunia investasi: sebuah investasi yang menjanjikan return besar, maka investasi tersebut memiliki resiko yang sama besarnya dengan return yang dijanjikan. Sebaliknya, jika Anda mencari investasi dengan resiko kecil, biasanya return yang ditawarkan juga kecil.Hal ini perlu dipahami mengingat tidak semua orang memiliki profil investasi yang sama. Ada orang-orang yang bertipe risk lover dengan alasan return yang dijanjikan juga besar. Sebaliknya, ada juga yang lebih mengutamakan keamanan dananya dan mencari investasi dengan resiko seminimal mungkin dengan konsekuensi return yang dihasilkan juga kecil. Orang-orang seperti ini biasa disebut risk averter. Tidak ada yang lebih baik satu sama lainnya. Itu kembali kepada karakter pribadi masing-masing investor.Beberapa contoh investasi yang memiliki resiko kecil di pasar finansial diantaranya deposito, reksadana terproteksi, Surat Utang Negara, dan tabungan. Yang bersifat high risk diantaranya adalah Saham dan produk bursa berjangka.Bagaimana dengan forex trading? Karena tergolong sebagai produk investasi burasa berjangka (index, komoditi dan forex), maka forex trading tergolong investasi yang sifatnya high risk. Artinya forex trading tergolong memiliki resiko tinggi. Salah satu yang tertinggi diantara instrumen investasi keuangan lainnya.Beberapa faktor resiko yang harus Anda ketahui sebelum memulai investasi pada forex trading :• Memiliki kemungkinan kehilangan dana 100%• Arus dana sangat cepat (very liquid)• Tidak ada metode trading yang dapat menjamin Anda pasti untung 100%.
Ada banyak metode trading yang bagus namun tidak ada satu pun yang dapat menjamin pasti untung 100%.Pernah diadakan sebuah pooling yang diadakan oleh salah satu forum forex terkenal di dunia, Moneytec. Pooling tersebut ditujukan kepada para trader yang masih aktif bertrading. Pertanyaan pada pooling tersebut hanya satu: Selama mereka aktif bertrading apakah mereka mengalami keuntungan atau sebaliknya mengalami kerugian? Hasilnya 60 persen mengaku bahwa jika ditotal-total, mereka masih mengalami kerugian dalam bertrading.Sisanya 40% telah berhasil mengembangkan investasinya dari 10% hingga 400% perbulannya! Namun yang menyedihkan dari 60% yang mengalami kerugian/ loss, 90% diantaranya adalahj para pendatang baru!Itu sebabnya BelajarForex hadir ke hadapan Anda. Isi dari website ini memang ditujukan bagi mereka yang merasa pengetahuan forex tradingnya masih minim dan masih perlu belajar lebih banyak.Forex trading bukanlah sebuah “quick rich scheme” yang dapat membuat Anda kaya mendadak tanpa harus bekerja keras. Tidak. Itu mimpi! Tidak ada keberhasilan tanpa kerja keras. Kerja keras merupakan bagian yang tak terpisahkan dari mereka yang mengalami kesuksesan finansial dalam hidupnya. Termasuk mereka yang sukses melalui forex trading. Diperlukan kerja keras untuk mempelajari analisa dan perilaku pasar sehingga kita dapat menebak arah pergerakan harga dengan akurat. Begitu juga diperlukan mental ekstra ketika hasil trading tidak sesuai dengan yang kit harapkan.Tanyakanlah pada trader-trader sukses yang Anda kenal, apakah mereka pernah mengalami jatuh bangun dalam trading mereka. Dan jawabannya hampir pasti adalah ya. Kesuksesan hanyalah disediakan bagi mereka yang mau berusaha dan belajar terus menerus memperbaiki dirinya.Nah berkaitan dengan resiko yang harus dihadapi jika kita hendak memulai investasi di forex, diperlukan kiat-kiat khusus untuk memperkecil, atau bahkan membalikkan posisi kita yang tadinya minus menjadi kembali positif dan memperoleh untung. Berikut beberapa kiat dan manajemen resiko yang bisa Anda ambil:Cut loss:
Merupakan aksi menutup posisi Anda yang berlawanan dengan pergerakan harga pasar. Cut loss digunakan untuk membatasi kerugian yang dialami sehingga tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar lagi.Sebagai contoh, katakanlah kita sedang membuka posisi kita pada GBPUSD Open Buy pada harga 1.8000. Membuka posisi Buy berarti kita mengharapkan harga naik melebihi 1.8000 sehingga kita memperoleh untung. Harapan kita harga bergerak misalnya hingga 1.8100 sehingga kita bisa memperoleh profit 100 point. Namun apa daya, ternyata harga bergerak berlawanan dengan yang kita harapkan. Ternyata harga bergerak turun terus menerus dari 1.8000 menjadi 1.7980 dan masih menunjukkan tendensi turun.Nah daripada kita mengalami kerugian lebih lanjut dan akhirnya mengalami margin call maka lebih baik posisi ditutup meskipun kita menanggung kerugian 20 point (1.8000 menjadi 1.7980 = -20 point). Aksi ini dinamakan cut loss yaitu menutup posisi yang merugi guna mencegah kerugian yang lebih besar.Switching :
Aksi ini mirip dengan cut loss, namun bedanya setelah menutup posisi kita yang merugi, kita membuka posisi baru dengan arah yang sama dengan pergerakan harga pasar.Pada kasus yang sama dengan cut loss diatas, maka kita menutup posisi kita di 1.7980 lalu kita membuka sebuah posisi baru Open Sell karena harga cenderung mengalami penurunan. Dengan demikian jikalau harga terus turun katakanlah mencapai 1.7900 maka secara keseluruhan kita mengalami loss 20 point namun memperoleh profit sebesar 80 points (1.7980-1.7900 = 80) sehingga total kita masih memperoleh profit 60 points.Averaging :
Cara ini memerlukan modal ekstra untuk mempertahankan posisi yang telah kita buka yang ternyata bergerak berlawanan dengan harga pasar.Katakanlah pada kasus yang sama dengan contoh Cut Loss diatas, maka jika kita hendak melakukan aksi averaging maka kita membuka posisi baru namun dalam hal ini tidak seperti switching yang menutup posisi kita yang mengalami kerugian lalu membuka posisi baru yang berlawanan dengan posisi kita yang sebelumnya dengan alasan harga telah bergerak turun. Pada averaging kita tidak menutup posisi kita yang telah dibuka (pada kasus ini Open Buy) lalu bahkan kita menambahinya dengan membuka posisi baru dengan arah yang sama yaitu Open Buy kembali!Mengapa demikian? Bukankah kita telah melakukan Open Buy sebelumnya dan mengalami kerugian, lalu mengapa kita melakukan Open Buy kembali? Alasannya sederhana, kita berharap karena harga telah turun maka harga akan kembali naik sehingga ketika kita melakukan aksi Open Buy yang kedua diharapkan harga bergerak naik bahkan melampaui Open Buy kita yang pertama sehingga kita memperoleh keuntungan ganda.Ketiga manajemen resiko diatas sangat sederhana dan mudah untuk dilakukan. Jadi, betapa sayangnya kita mengalami kerugian hanya karena kita tidak mengatahui hal diatas. Namun apakah dengan mengetahui ketiga manajemen resiko tersebut kita dipastikan tidak pernah mengalami loss?Jawabannya tentu saja tidak. Kalau Anda cermati, ketiga manajemen resiko diatas bertumpu pada satu hal: kemampuan kita menganalisa pergerakan harga. Ya, memang itulah inti dari forex trading. Manajemen resiko bahkan tidak pernah menjadi efektif apabila kita tidak mampu melakukan analisa dengan benar dan akurat. Jadi, mengetahui analisa adalah keharusan dalam memulai investasi di forex trading.Masih banyak yang harus dipelajari dalam memasuki dan berinvestasi didunia forex. Kita baru saja mempelajari bagian terluar dari investasi ini. Ikuti terus artikel yang telah disediakan oleh BelajarForex guna memperdalam pengetahuan Anda. Ada beberapa tips yang harus Anda ketahui untuk memulai investasi ini. Kami cantumkan pada link berikutnya di website ini.
Silakan anda pelajari juga :
• Averaging ;
• Stop los and Limit ;
• Cut Loss ;
• Switching.
Diposkan oleh Online Forex Trading I Just Only Little as $ 1 di 21:56 0 komentar

forex broker


Dal 2002 offre un’imbattibile execution on-line delle operazioni di trading di valute

Nessun tipo di slippage sugli ordini al meglio o requotes!
Esecuzioni garantite!
Esecuzioni realizzabili con un solo click!
Con spreads bassi fino a 0.5 pip!
Nessuna commissione!
Leverage fino a 100:1 (1% di margine).
Autorizzata per le coperture.
Disponibili ordini Limite e Stop.


Con uffici in tutti quattro i continenti, solo ACM รจ in grado di garantire una reale copertura globale di assistenza ai clienti.
Tecnologia di negoziazione all’avanguardia e assolutamente sicura.
1 Conto, 4 Tecnologie per compravendere! (Java, Flash, Internet, Telefonia mobile)
Regolamentata da FINMA.
L’unico broker on-line certificato ISO 9001 & ISO 27001.



Ulteriori vantaggi del compravenderevalute straniere con ACM
Notizie Giornaliere sul Forex & Commenti 08-14-2009

No Shift in Trading Themes.....Yet
document.write(decryptText("As· t·h·e· w·e·e·k· c·o·m·e·s· t·o· a· c·l·o·s·e·, w·e· h·a·v·e· y·e·t· t·o· s·e·e· a·n·y· d·e·f·i·n·i·t·i·v·e· s·i·g·n·s· t·h·a·t· m·a·r·k·e·t·s· h·a·v·e· s·h·i·f·t·e·d· f·r·o·m· a· r·i·s·k· a·p·p·e·t·i·t·e· t·o· a· g·r·o·w·t·h· d·i·f·f·e·r·e·n·t·i·a·l· t·h·e·m·e·. In· f·a·c·t·, t·h·e· t·h·i·n· e·v·i·d·e·n·c·e· a·v·a·i·l·a·b·l·e· t·h·i·s· w·e·e·k·, t·h·e· m·a·r·k·e·t·’s· r·e·a·c·t·i·o·n· t·o· e·c·o·n·o·m·i·c· d·a·t·a· a·n·d· f·x· c·o·r·r·e·l·a·t·i·o·n· t·o· e·q·u·i·t·y· a·n·d· y·i·e·l·d· c·h·a·n·g·e·s·, p·o·i·n·t·s· t·o· a· w·o·r·l·d· u·n·c·h·a·n·g·e·d· f·r·o·m· p·r·e·-NFP. Ho·w·e·v·e·r·, t·h·e· p·o·s·i·t·i·v·e· e·c·o·n·o·m·i·c· d·a·t·a· f·r·o·m· t·h·e· Eu·r·o·z·o·n·e· a·n·d· d·i·s·a·p·p·o·i·n·t·i·n·g·..."));
As the week comes to a close, we have yet to see any definitive signs that markets have shifted from a risk appetite to a growth differential theme. In fact, the thin evidence available this week, the market’s reaction to economic data and fx correlation to equity and yield changes, points to a world unchanged from pre-NFP. However, the positive economic data from the Eurozone and disappointing...
Maggiori informazioni

ACM, specialista degli scambi forex, offre un commercio di valute online attraverso una piattaforma per il commercio forex altamente professionale, tassi di scambio valutario in tempo reale, un software per il commercio forex, notizie sul forex e analisi sul mercato valutario, oltre a strumenti per il commercio forex online. ACM offre anche le c.d. soluzioni "forex white label" pensate appositamente per banche e broker.

Monday, May 4, 2009

Account to be opened in the name of a minor, i.e. children up to 16 years old• Parents/Guardians can operate the Account• Interest Rate 6% per annum on monthly minimum balance.• Minimum Balance of Rs 1,000• Cheque book issuance at minimum balance of Rs 2,500 • No restrictions for withdrawals and deposits• Any Branch Banking System (ABBS)• Free Internet Banking• Special preference for locker facility• Special discount in Home Loan Processing fee for Parents/Guardian• Free Account Statement• Issuance of Traveler’s Cheques/ Drafts at competitive rates for Parents/Guardian
We provide attractive interest rate on foreign currency deposits. As per the convenience of the customers they have choice to open savings, current or fixed deposits or call account. For more information please contact Treasury or Marketing Department.
This is a long term investment in which you get higher return on your surplus fund. We provide security, trust and competitive rate of interest. • Any individual or firms can maintain fixed deposit at SBL. • Interest rates based on the tenure of the deposit. • Current tenure ranges from one week to 2 years